Pernah dengar PD, bukan
perang dunia loh, tapi Percaya Diri. Sepertinya, masalah krisis kepercayaan
diri (krisis PD) menjadi salah satu masalah klasik yang selalu dialami oleh
sebagian remaja kita. Padahal, sebetulnya, masalah itu kalo dibiarin berlama-lama
bisa menjadi bumerang buat diri kita sendiri loh. Bisa jadi, potensi yang
ada dalam diri kita justru terhambat karena hanya sebuah permasalahan yang
sebenarnya nggak perlu jadi masalah. Nah, kita akan coba ulas sejauh mana
pengaruh kepercayaan diri mempengaruhi keberhasilan seseorang, dan bagaimana
cara mengatasi krisis PD yang berlebihan.
Memiliki rasa percaya diri
(PD) itu penting lho. Kalau punya PD tinggi, kita bisa mengembangkan potensi
yang ada dalam diri kita secara optimal. Nggak perlu lagi deh kita merasa
minder atau malu-malu ketika harus tampil di pasar, ups… di depan umum
maksudnya. Pada kesempatan apapun. Dengan PD, kita juga bisa jadi tambah
pinter, karena kita juga jadi berani angkat tangan untuk bertanya. Dan bisa
jadi juga kita dikenal oleh banyak orang karena nggak minder dalam pergaulan.
Nah, kira-kira apa ya, yang
bisa menyebabkan kita suka minder atau kurang PD? Ternyata banyak juga
alasannya. Ini dia sebab-sebabnya supaya kita bisa terhindar dari kekurangan
rasa percaya diri :
1. Kita suka mikir yang enggak-enggak tentang diri kita sendiri. Aduh jangan
mandang sebelah mata sama diri sendiri dong!. Kalau ngerasa malu dengan
fisik kita, yakinkan di hati kalau semua itu adalah anugrah Tuhan yang pasti
ada manfaatnya. Contoh : kalo punya jempol tangan yang pendek, agak gemuk
dan ga enak diliat, pasti tetep ada manfaatnya, buat smsan misalnya. Kan
nyambung tali silaturrahim itu penting, tul nggak??
2. Takut salah bisa membuat kita nggak maju. Kalo kita selalu ngerasa takut
salah dalam melakukan sesuatu, ya nggak akan pernah bisa berhasil. Makanya
jangan pernah takut salah. Kalo takut salah, mendingan ke laut aja. Karena,
kesalahan adalah langkah awal menuju keberhasilan. Tokoh-tokoh besar dunia
yang penemuannya sekarang bermanfaat buat kita juga, dulunya selalu
melakukan kesalahan, tapi mereka terus mencoba untuk memperbaiki
kesalahannya. So, jangan pernah takut salah!!
3. Kalo kita bergaul sama pengecut, otomatis kita juga akan jadi pengecut,
karena pergaulan kita mempengaruhi kepribadian kita, karena kita berada di
lingkungan yang mayoritas tidak punya rasa PD tinggi. Percaya deh, sedikit
banyak, kita sangat dipengaruhi oleh lingkungan di mana kita berada. Kan
kata Rasullullah juga, “Dirimu adalah sebagaimana temanmu”
4. Kita sering terpengaruh dengan pendapat orang lain, dan malangnya tidak
semua pendapat itu benar. Pendapat atau masukan dari luar boleh saja kita
tampung. Tugas kita adalah mengolahnya, sekaligus untuk evaluasi diri.
Seandainya pendapat itu justru membuat kita menjadi mundur atau ragu-ragu,
nah boleh deh ditolak.
Intinya, hilangkan jauh-jauh rasa minder dalam diri kita, nggak usah liat
kekurangan yang ada, perbaiki kesalahan yang kita buat, dan perkaya diri
kita dengan ilmu. Otomatis, sekurang-kurangnya kita dalam banyak halpun
pasti akan tertutupi oleh kelebihan yang kita punya meskipun sedikit, yang
penting PD dulu. Tapi ingat..!!! Jangan berlebihan, karena sesuatu yang
berlebihan itu nggak bagus. Jangan over PD! Positive thinking bout our
self is must be!!
Selamat PD…!!
sumber : www.edumuslim.org