PERCAYA DIRI

Kumpulan Artikel untuk membantu Anda meraih kepercayaan diri

 


Home
Menumbuhkan Percaya Diri Anak
Meningkatkan Percaya Diri
Memotivasi Diri Melalui Rasa Per
Membangun Rasa Percaya Diri
Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri
Tips Kalau Anda Mau Percaya Diri
Pentingnya Rasa Percaya Diri
Memupuk Rasa Percaya Diri
Bersikap Percaya Diri
Keputusan Intuitif Penuh Percaya Diri
Percaya Diri Vs Penyerahan Diri
Masalah Percaya Diri
Mau NARSIS ato PERCAYA DIRI ?
Krisis Percaya Diri
7 Langkah Membangun Percaya Diri
Krisis Percaya Diri Malaysia
Lima Langkah untuk Lebih Percaya Diri
Percaya Diri dan Percaya Dewa
Percaya Diri Bahan Bakar Menuju Sukses
Memulihkan Rasa Percaya Diri
Memupuk Rasa Percaya Diri
Membangun Rasa Percaya Diri Anak
Membantu Anak Mengatasi Rasa Takut
Lima Langkah Untuk Lebih Percaya Diri
Psoriasis dan Percaya Diri
Bagaimana Menjadi Percaya Diri
Meningkatkan Percaya Diri Anak d
Percaya Diri atau Sombong
Membangun Rasa Percaya Diri Secara Instant
Percaya Diri Dengan Badan Kurus
MENGIKIS KRISIS PERCAYA DIRI
Agar Percaya Diri Anak Senantiasa Terjaga
Usir Bau Kaki Demi Percaya Diri
PERBEDAAN RASA PERCAYA DIRI MAHASISWA
Kisah unik perlu cara unik
Percaya Diri Saat Wawancara
Percaya Diri Di Dalam Tuhan
Gagal Target, Masih Percaya Diri
6 Tips Tampil Percaya Diri
Penyebab tidak percaya diri
Mengapa Minder dengan Kondisi Keluarga
Minder dan Self Esteem
Bagaimana cara mengatasi rasa malu ?
Mengatasi Rasa Minder
CARA MENGUBUR RASA MINDER

 


LINKS WEBSITE


 

 

 

 

Menumbuhkan Percaya Diri Pada Anak

Sifat percaya diri tidak hanya harus dimiliki oleh orang dewasa, tetapi anak-anak juga memerlukannya dalam perkembangannya menjadi dewasa. Sifat percaya diri sulit dikatakan secara nyata. Tetapi kemungkinan besar orang yang percaya diri akan bisa menerima dirinya sendiri, siap menerima tantangan dalam arti mau mencoba sesuatu yang baru walaupun ia sadar bahwa kemungkinan salah pasti ada. Orang yang percaya diri tidak takut menyatakan pendapatnya di depan orang banyak. Rasa percaya diri membantu kita untuk menghadapi situasi di dalam pergaulan dan untuk menangani berbagai tugas dengan lebih mudah.

Untuk anak-anak, rasa percaya diri membuat mereka mampu mengatasi tekanan dan penolakan dari teman-teman sebayanya. Anak yang percaya diri mempunyai perangkat yang lebih lengkap untuk menghadapi situasi sulit dan berani minta bantuan jika mereka memerlukannya. Mereka jarang diusik. Justru mereka sering mempunyai daya tarik yang membuat orang lain ingin bersahabat dengannya. Mereka tidak takut untuk berprestasi baik di sekolah atau untuk menujukkan bahwa mereka memang kreatif. Percaya diri bukan merupakan bawaan dari lahir, juga tidak jatuh dari langit. Anak-anak mudah sekali merasa rendah diri, merasa tidak mampu, tidak penting, karena ada banyak hal yang harus dipelajari, dan orang yang lebih tua tampak begitu pandai. Anak-anak memerlukan dorongan dan dukungan secara terus-menerus. Jika orang tua atau guru dapat berperan dengan baik, anak-anak akan memiliki rasa percaya diri. Jika Anda ingin membangun rasa percaya diri dalam diri anak Anda, tak ada istilah terlambat untuk memulai. Anda justru akan memberikan hadiah terbaik untuk anak Anda dan diri Anda sendiri.

Membangun Rasa Percaya Diri

Walaupun sering memprotes jika merasa dibatasi, anak-anak akan menerima jika mempunyai aturan pasti dalam bertindak. Jika orangtua terus mengubah rutinitas anak Anda atau tidak konsisten dalam hal disiplin, anak akan bingung dan bimbang. Misalnya, hari ini aturannya begini, tapi besok lain lagi. Lusa, anak akan bertanya-tanya, "Sekarang saya harus bagaimana. Yang seperti kemarin atau seperti kemarin dulu?"

Tunjukkan bahwa Anda percaya anak Anda punya kemampuan, dengan memberinya tugas-tugas yang bisa dilakukannya dan menimbulkan rasa ikut memiliki. Sebagai contoh, anak-anak biasanya senang menjawab telepon. Ajari dia cara menjawab telepon yang sopan dan benar. Lalu, beri dia kesempatan untuk melakukannya. Coba juga meminta bantuan anak untuk mengambilkan barang-barang yang akan dibeli di rak pasar swalayan, tentunya barang yang tak mudah pecah, misalnya susu, sabun mandi, dan sebagainya. Tahan diri untuk cepat-cepat turun tangan membantu anak melakukan sesuatu. Membantu boleh-boleh saja, tapi tidak berarti mengambil alih atau langsung ikut campur tangan tanpa dimintanya. Doronglah dia untuk tidak terlalu gampang mengatakan, "Saya tidak bisa," "Saya tak pernah akan bisa," atau "Saya memang bodoh."

Satu hal yang penting orangtua harus menjaga jangan sampai mencap anak "pemalas", "dasar pemalu", "anak bodoh", dan sebagainya. Memang sebagian anak mungkin tak akan terlalu menghiraukan kata-kata seperti itu. Tapi sebagian lain akan membangun identitas dirinya dari komentar-komentar yang negatif ini, meskipun Anda mengucapkannya secara spontan dan sungguh tidak bermaksud merendahkan dirinya.

Tanamkan sikap bahwa berbuat salah bukanlah dosa yang tak terampuni, bahwa nilai seseorang tidak selalu bisa dihitung berdasarkan kesempurnaan hasil kerjanya. Yang penting bukan betul atau salah, tapi bagaimana cara dia melakukannya. Jadikan ini sebagai pedoman untuk diri Anda juga. Hormati dan hargai anak Anda. Jangan mempermalukan dia di depan teman-teman sebayanya, atau di depan orang dewasa lainnya, atau di depan umum. Jika anak Anda berbuat salah, panggil dia ke tempat sepi, atau bicarakan hal itu di rumah. Jika Anda berbicara, gunakan nada suara seperti yang Anda harapkan akan digunakannya saat ia berbicara.

Dengarkan anak Anda dan dorong dia untuk berpikir mandiri. Belajar mempertahankan diri sendiri memerlukan kekuatan besar. Tempat terbaik untuk berlatih menjadi orang yang percaya diri adalah di rumah. Hargai ide-ide yang dinyatakannya. Katakan berulang-ulang kepada anak Anda bahwa Anda percaya dia bisa. Dan bersikaplah positif di depan orang-orang lain tentang apa yang bisa dilakukan anak Anda. Dengan cara begitu, anak akan yakin bahwa Anda benar-benar mempercayai kemampuannya.

Ciptakan peluang untuk pengalaman-pengalaman dan tantangan baru. Perluas minat dan keterampilan anak Anda. Bersedialah menerima usaha yang telah dilakukannya, entah apa pun hasilnya. Jangan hanya melihat hasil akhirnya saja. Daripada mengatakan kepada anak apa yang tak boleh dilakukan, lebih baik katakan apa yang boleh dilakukannya. Misalnya, daripada mengatakan "Kamu tak boleh masuk ke rumah orang tanpa permisi," lebih baik katakan, "Kamu boleh masuk ke rumah orang kalau sudah permisi dan dipersilakan masuk." Sebelum mengomentari perilaku anak yang negatif, pikirlah dulu dua tiga kali, sambil mengingat untuk selalu menekankan hal-hal yang positif.

Sumber : http://www.e-smartschool.com/

 

Apakah Anda merasa diri Anda selalu gagal, tidak berharga atau kurang sempurna ?

 

100% GRATIS

Cara spiritual dari Master Narendra untuk membangun kepercayaan diri yang luar biasa..!

 

Bukan hanya itu, dengan olah spiritual yang dikemas secara profesional dan modern ini, Anda bisa memperoleh :

- Pengobatan Segala Penyakit

- Badan Lebih Sehat & Kuat

- Perlindungan Dari Kejahatan

- Selamat Dari Bencana

- Kepekaan Rasa

- Ketenangan Batin

- Bersihkan energi negatif untuk kesuksesan karir, cinta dan masih banyak lainnya...

Master Narendra akan mengajarkan sebuah ilmu spiritual yang bernama Asmak Malaikat. Sangat mudah dipraktekkan.

Oya, ajaran spiritual ini adalah warisan dari Sunan Muria (Raden Umar Said), salah satu anggota Wali Songo.

Terbuka untuk semua orang, semua agama. Syarat usia di atas 17 tahun,  percaya adanya Tuhan dan bertujuan baik.

 

Anda ingin?

Click saja di sini >>>

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Home | Menumbuhkan Percaya Diri Anak | Meningkatkan Percaya Diri | Memotivasi Diri Melalui Rasa Per | Membangun Rasa Percaya Diri | Kiat Sukses Membangun Kepercayaan Diri | Tips Kalau Anda Mau Percaya Diri | Pentingnya Rasa Percaya Diri | Memupuk Rasa Percaya Diri | Bersikap Percaya Diri | Keputusan Intuitif Penuh Percaya Diri | Percaya Diri Vs Penyerahan Diri | Masalah Percaya Diri | Mau NARSIS ato PERCAYA DIRI ? | Krisis Percaya Diri | 7 Langkah Membangun Percaya Diri | Krisis Percaya Diri Malaysia | Lima Langkah untuk Lebih Percaya Diri | Percaya Diri dan Percaya Dewa | Percaya Diri Bahan Bakar Menuju Sukses | Memulihkan Rasa Percaya Diri | Memupuk Rasa Percaya Diri | Membangun Rasa Percaya Diri Anak | Membantu Anak Mengatasi Rasa Takut | Lima Langkah Untuk Lebih Percaya Diri | Psoriasis dan Percaya Diri | Bagaimana Menjadi Percaya Diri | Meningkatkan Percaya Diri Anak d | Percaya Diri atau Sombong | Membangun Rasa Percaya Diri Secara Instant | Percaya Diri Dengan Badan Kurus | MENGIKIS KRISIS PERCAYA DIRI | Agar Percaya Diri Anak Senantiasa Terjaga | Usir Bau Kaki Demi Percaya Diri | PERBEDAAN RASA PERCAYA DIRI MAHASISWA | Kisah unik perlu cara unik | Percaya Diri Saat Wawancara | Percaya Diri Di Dalam Tuhan | Gagal Target, Masih Percaya Diri | 6 Tips Tampil Percaya Diri | Penyebab tidak percaya diri | Mengapa Minder dengan Kondisi Keluarga | Minder dan Self Esteem | Bagaimana cara mengatasi rasa malu ? | Mengatasi Rasa Minder | CARA MENGUBUR RASA MINDER

 

Hak Cipta dan tanggungjawab isi artikel pada penulis masing-masing artikel

Penyedia ruang website : www.asmakmalaikat.com