|
| |
Percaya Diri Di Dalam Tuhan
Kepercayaan diri adalah hal
yang sangat indah, yang menguatkan kita untuk menghadapi hidup dengan keberanian,
keterbukaan dan kejujuran. Orang Kristen dengan kepercayaan diri yakin bahwa
mereka dicintai, berharga, dan aman dalam rencana Tuhan bagi hidup mereka. Saat
kita merasa aman, kita akan lebih mudah melangkah keluar dan mencoba hal-hal
baru, walaupun mungkin kita membuat beberapa kesalahan di sepanjang perjalanan.
Kepercayaan diri memampukan kita untuk bergerak maju sambil mengharapkan
kesuksesan dibanding sambil mengkhawatirkan kegagalan. Hal ini sangat esensial
dalam memenuhi rencana Tuhan bagi hidup kita.
Saya yakin bahwa salah satu dari hal-hal utama yang menghalangi kita sehingga
kita tidak bisa berjalan dengan kepercayaan diri seperti yang Tuhan inginkan
bagi kita adalah karena keraguan terhadap diri sendiri. Ketidakmampuan kita
untuk percaya pada diri sendiri mengikat kita dan menutup kemungkinan kita untuk
menjadi sukses. Meragukan diri sendiri dan percaya diri tidak berjalan bersamaan,
mereka saling melawan satu sama lain. Karena itu, kita harus mengidentifikasi
akar dari keraguan terhadap diri sendiri ini dan mengerti bagaimana
mengembangkan kepercayaan diri kita di dalam Kristus.
Keraguan Terhadap Diri Sendiri Berakar Dari Ketakutan
Keraguan terhadap diri sendiri adalah jenis ketakutan yang menyiksa, yang
menyebabkan kita takut untuk membuat kesalahan atau membuat keputusan yang salah.
Bagi kebanyakan orang, hal ini berakar dari fakta bahwa mereka mempunyai
perasaan yang salah tentang siapa diri mereka sebenarnya. Perasaan yang berakar
dalam ini seringkali menahan kita untuk menerima diri kita sendiri dan mempunyai
kepercayaan diri yang kita butuhkan untuk membuat berbagai keputusan. Hasilnya?
Kita hanya hidup dalam kebingungan dan kebimbangan karena kita begitu takut
untuk berbuat salah.
Orang yang ragu terhadap dirinya sendiri sama dengan orang yang bimbang dan
mendua hati. Alkitab menyatakan dalam Yakobus 1:5-8, bahwa Tuhan tidak dapat
menjawab doa dari seseorang yang mendua hati karena dia tidak stabil dalam
segala jalannya. Keraguan terhadap diri sendiri dapat menyebabkan kita kembali
ke belakang dan bersembunyi, daripada bergerak maju ke arah yang Tuhan tunjukkan
bagi kita. Kembali ke belakang merupakan tindakan dan respon terhadap rasa takut.
Tuhan akan memberikan respon ketika kita bertindak dalam iman, bukan dalam
ketakutan.
Sementara musuh menggunakan rasa takut untuk mencobai dan menghalangi kemajuan
kita serta mencuri tujuan dan fokus kita, Tuhan bekerja melalui iman untuk
memenuhi panggilanNya atas hidup kita.
2 Timotius 1:7
Sebab Allah memberikan kepada kita bukan roh ketakutan, melainkan roh yang
membangkitkan kekuatan, kasih dan ketertiban.
Langkah pertama untuk berjalan dalam kepercayaan diri adalah memperbaharui
pikiran kita dengan tidak mengijinkan ketakutan memimpin hidup kita. Ketika kita
menetapkan langkah untuk berjalan dalam Roh-Nya (kekuatan, kasih, dan ketertiban),
maka kita akan mulai hidup dalam kepercayaan diri yang tak tergoncangkan, yang
hanya bisa kita temukan di dalam Dia.
Kepercayaan Diri Berakar Dari Iman
Saya ingin menegaskan sekali lagi bahwa kepercayaan diri kita harus berada di
dalam Kristus sendiri, bukan dalam diri kita, bukan dalam diri orang lain, dan
bukan di dalam dunia atau sistemnya. Kepercayaan diri kita harus berakar dalam
keyakinan akan cinta-Nya yang tanpa syarat kepada kita. Tanpa kepercayaan diri
yang datang dari pengetahuan kita akan seberapa besar cinta-Nya pada kita, kita
tidak akan pernah dapat menikmati hidup kita ataupun hubungan kita dengan-Nya.
Keraguan adalah rasa takut untuk membuat kesalahan dan mempunyai pikiran-pikiran
negatif tentang hal-hal yang terjadi pada kita. Sementara kepercayaan diri
adalah mempunyai iman di dalam cinta-Nya untuk kita. Iman mengharapkan
terjadinya hal-hal baik serta memampukan kita untuk menghadapi
kesalahan-kesalahan yang kita perbuat dan untuk merasa aman, hidup tanpa
kekuatiran atau ketakutan. Keyakinan bahwa kita dapat mencapai sukses dengan
perkenanan-Nya, membantu kita menghadapi dan menangani setiap tantangan yang
kita jumpai dalam hidup kita.
Seiring dengan meningkatnya pengertian kita akan kasih dan perkenanan Tuhan,
level kepercayaan diri kita juga akan meningkat. Sebagai hasilnya, kita akan
menjadi lebih nyaman dengan siapa diri kita yang sebenarnya dan mampu menjalani
kehidupan dengan keyakinan bahwa kita dapat menangani apapun yang ada di depan
kita.
1 Yohanes 4:18
Di dalam kasih tidak ada ketakutan: kasih yang sempurna melenyapkan ketakutan;
sebab ketakutan mengandung hukuman dan barangsiapa takut, ia tidak sempurna di
dalam kasih.
Saat Anda dan saya memilih untuk tetap memandang-Nya, cinta-Nya pada kita akan
menghilangkan rasa takut dan ragu terhadap diri sendiri, memampukan kita untuk
menunggu dengan harapan, dengan keyakinan bahwa Dia mempunyai rencana akan
hal-hal yang baik untuk kehidupan kita.
Menjadi Percaya Diri Di Dalam Kristus
Kita hanya bisa percaya diri selama kita percaya dan mengandalkan kekuatan
Kristus yang hidup dalam kita.
Filipi 4:13
Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku.
Kepercayaan diri adalah keyakinan bahwa kita dapat melakukan segala sesuatu yang
Tuhan minta untuk kita lakukan karena kasih karunia-Nya. Melalui kekuatan-Nya
kita dapat mengalahkan keraguan terhadap diri sendiri dan pikiran yang negatif.
Bertahun-tahun yang lalu saya mempunyai masalah yang serius dengan kekurangan
rasa percaya diri karena saya tumbuh dalam keluarga yang hancur. Ayah saya
adalah seorang pecandu alkohol dengan temperamen yang tinggi. Dia telah
menyakiti saya secara mental, fisik, emosional dan seksual. Saat saya berusia 18
tahun, saya telah mengalami banyak kesakitan dan kekecewaan. Tidak ada satupun
yang saya harapkan terjadi di dalam kehidupan saya. Sehingga saya bertumbuh
dengan mengharapkan terjadinya hal-hal buruk. Saya berpikir bahwa jika saya
mengharapkan hal-hal yang buruk, maka saya tidak akan merasa kecewa jika hal-hal
itu terjadi. Saya mengira dengan meninggalkan rumah masalah saya akan selesai,
jadi saya pergi dari rumah ketika saya berumur 18 tahun. Apa yang tidak saya
sadari adalah sebenarnya saya membawa masalah itu dalam diri saya. Pikiran,
keinginan dan emosi saya telah rusak dan terluka.
Saya adalah seorang yang patah hati dan penuh keraguan terhadap diri sendiri
dengan karakter yang sangat negatif. Meski saya percaya kepada Tuhan dan memohon
pertolongan-Nya, saya tidak tahu apa-apa tentang iman. Saya tidak mengerti
bagaimana berdoa dengan iman seperti yang tertulis dalam Alkitab. Saya harus
belajar banyak untuk mempercayai Tuhan dan mendapatkan kepercayaan diri di dalam
Kristus. Saya sangat bersyukur Tuhan telah mengubah saya dalam tahun-tahun
selanjutnya, memulihkan saya, dan memberikan kehidupan yang layak kepada saya.
Dia telah membebaskan saya dari ketakutan, sikap negatif dan keraguan terhadap
diri sendiri. Dia telah memberikan kesempatan kepada saya untuk menolong orang
lain yang juga bergumul dengan masalah yang sama. Saya telah belajar bahwa saya
bisa berkata TIDAK kepada ketakutan dan keraguan terhadap diri sendiri, begitu
juga dengan Anda. Pilihan ada di tangan Anda. Ketika ketakutan mengetuk pintu
Anda, Anda bisa menjawabnya dengan iman, dan ketika keraguan terhadap diri
sendiri mengetuk pintu, Anda bisa menjawabnya dengan kepercayaan diri!
Kekuatan Dari Keputusan
Tuhan menciptakan setiap kita dengan kehendak bebas. Sebagai orang percaya, kita
dapat mengalahkan semua hal negatif yang iblis rencanakan bagi kita dengan
melatih kekuatan kita untuk sepakat dengan Tuhan dan janji-janji-Nya. Seberapa
besarpun keraguan yang kita rasakan, kita dapat memutuskan untuk tetap maju
dalam iman, percaya diri dalam Tuhan dan firman-Nya. Dalam Yosua 24:15 kita
melihat Yosua memilih untuk melayani Tuhan. Dia tidak mendasarkan keputusannya
atas apa yang dilakukan orang lain atau bagaimana perasaannya, dia mendasarkan
kepercayaan dirinya kepada janji-janji Tuhan.
Jika kita percaya bahwa Tuhan di dalam kita, memimpin dan membimbing kita karena
kita meminta-Nya, maka kita seharusnya mempunyai kepercayaan diri bahwa Dialah
yang mengarahkan hidup kita. Anda dan saya harus memilih untuk percaya dalam
janji-Nya, bukan pendapat orang lain atau bahkan pikiran dan perasaan kita
sendiri. Dengan kata lain, kita tidak perlu merasa percaya diri karena kita bisa
menjadi percaya diri. Kita hanya perlu mempelajari firman-Nya sehingga kita bisa
sepakat dengan apa yang dikatakan-Nya dan melihat diri kita sendiri sebagaimana
Dia melihat kita.
Mungkin Anda mempunyai hal-hal negatif yang tersimpan dalam pikiran Anda seperti
saya dulu, tapi Tuhan bisa mengubah semuanya itu. Dalam Yohanes 16:24 kita
diperintahkan untuk meminta kepada Tuhan hal-hal yang Dia telah janjikan pada
kita. Jika Anda dan saya merasa tidak layak, kita tidak mungkin memintanya
dengan iman atau dengan percaya diri bahwa kita akan menerima apa yang kita
minta. Mengapa? Karena keraguan terhadap diri sendiri akan selalu menghalangi
kita untuk menerima yang terbaik dari Tuhan. Namun dengan memilih untuk sepakat
dengan firman-Nya dan mempunyai kepercayaan diri di dalam Kristus, kita dapat
menerima anugrah Tuhan yang terbaik dalam hidup kita. Jika Anda mau menikmati
yang terbaik itu, mulailah membuat keputusan untuk melawan ketakutan dan
mempercayai Dia.
Mazmur 56:4
Kepada Allah, yang firman-Nya kupuji, kepada Allah aku percaya, aku tidak takut.
Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?
Ketika Anda secara konsisten memilih untuk mengandalkan Tuhan, mempercayai apa
yang firman-Nya katakan tentang Anda lebih daripada kata-kata orang lain atau
perasaan Anda, Anda akan menghabiskan semakin sedikit waktu untuk meragukan diri
sendiri.
Melihat Apa Yang Tuhan Lihat
Tuhan berkata bahwa Anda dan saya berharga, diciptakan dalam rahim ibu kita
dengan tangan-Nya sendiri. Kita memiliki tujuan di dunia ini. Tuhan berkata
bahwa Dia memanggil kita dengan nama kita dan kita adalah kepunyaan-Nya. Ambil
waktu sejenak dan lihatlah ke dalam hati Anda, apa yang Anda lihat di sana?
Apakah Anda dipenuhi dengan keraguan ataukah kepercayaan diri yang datang dari
pengenalan yang dalam akan Tuhan dan kasih-Nya yang tak bersyarat bagi Anda?
Jika jawaban Anda tidak sejalan dengan firman-Nya, saya mau mendorong Anda untuk
mulai memperbarui pikiran Anda tentang bagaimana Tuhan memandang Anda. Jangan
biarkan perasaan memimpin kehidupan Anda lagi. Ambil langkah iman dan mulailah
mempercayai Tuhan hari ini. Pilihlah untuk sepakat dengan-Nya dan percaya bahwa
Anda sangat berharga. Dia mempunyai rancangan masa depan yang hebat untuk Anda,
dan itu dimulai sekarang!
Sumber: Sumber: joycemeyer
| |
|
Apakah Anda merasa diri Anda selalu
gagal, tidak berharga atau
kurang sempurna
?
100% GRATIS
Cara spiritual
dari Master Narendra untuk membangun kepercayaan diri yang luar
biasa..!
Bukan hanya itu, dengan olah
spiritual yang dikemas secara profesional dan modern ini, Anda
bisa memperoleh :
- Pengobatan Segala Penyakit
- Badan Lebih Sehat & Kuat
- Perlindungan Dari Kejahatan
- Selamat Dari Bencana
- Kepekaan Rasa
- Ketenangan Batin
- Bersihkan energi negatif untuk
kesuksesan karir, cinta dan masih banyak lainnya...
Master Narendra akan mengajarkan
sebuah ilmu spiritual yang bernama Asmak Malaikat. Sangat mudah
dipraktekkan.
Oya, ajaran spiritual ini adalah
warisan dari Sunan Muria (Raden Umar Said), salah satu anggota
Wali Songo.
Terbuka untuk semua orang, semua
agama. Syarat usia di atas 17 tahun, percaya adanya Tuhan
dan bertujuan baik.
Anda ingin?
Click saja di sini >>>
|
|
|